Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pesona Alam Negeri Di Atas Awan

Pesona Alam Negeri Di Atas AwanLihat kebunku penuh dengan bunga,ada yang merah dan ada yang putihSetiap hari ku siram semua,mawar, melati, semuanya in

Cara Cek Kuota Internet Telkomsel Terbaru
Cara Mudah Belajar Menjahit Gratis Secara Otodidak
Cara Remove FRP Samsung J7 Prime SM-G610F
Pesona Alam Negeri Di Atas Awan
Lihat kebunku penuh dengan bunga,

ada yang merah dan ada yang putih
Setiap hari ku siram semua,
mawar, melati, semuanya indah.

Lagu anak-anak yang sering kamu nyanyikan pada waktu kecil dulu mungkin akan kembali disenandungkan ketika menginjakkan kaki di Dieng. Pesona negeri di atas awan ini mungkin menjadi tempat tinggal bagi para bidadari karena menyimpan banyak sekali pesona alam yang menyegarkan mata, disini kamu akan melihat banyak sekali hamparan bunga-bunga cantik yang mungkin tak dijumpai di kota tempat tinggalmu. Bak selendang sutra warna-warni milik bidadari khayangan, bunga-bunga di tempat ini tumbuh sangat subur sekali. Membuat siapa saja yang melihatnya menjadi gemas ingin mendekat dan mencium aromanya. Namun, boleh dilihat tapi tak boleh disentuh apalagi di rusak.

Baca Juga

Dataran Tinggi Dieng merupakan daerah pegunungan berapi yang aktif. Hal ini yang menyebabkan Dataran Tinggi Dieng memiliki tingkat kesuburan tanah yang tinggi. Bunga-bunga yang tumbuh di daerah ini sangat beragam, mulai dari bunga mawar yang kelopaknya merekah lebar sekali, bunga anggrek, bunga anting-anting, bunga kala lily hingga bunga Tulip asal Belanda juga akan dibudidayakan di daerah ini.
Potensi ini yang dimanfaatkan oleh masyarakat Dieng untuk bercocok tanam. Salah satu komoditas andalan penduduk Dieng adalah Kentang. Kentang-kentang yang berkualitas baik akan dikirim ke daerah lain dan sisanya masuk ke pasar lokal. Mayoritas masyarakat memilih kentang karena modalnya kecil dan hasilnya bisa berlipat ganda.

Selain bunga dan kentang, ada buah yang hanya bisa tumbuh di dataran tinggi Dieng dan pegunungan Andes, buah para Dewa yaitu Carica buah yang juga bisa disebut sebagai Pepaya Gunung. Carica berasal dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Menurut beberapa sumber, buah ini dibawa pada masa menjelang Perang Dunia II oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, dan berhasil di budidayakan di Dataran Tinggi Dieng.

Nama latinnya Vasconcellea Cundinamarcensis, termasuk Family Caricaceae. Banyak orang menyebutnya buah para Dewa karena buah ini hanya bisa tumbuh di ketinggian mulai dari 1.500-3.000 meter di atas permukaan laut, sehingga para Dewa di negeri atas awan pun bisa meraihnya. Aroma buah Carica ini sangatlah wangi dan menggiurkan. Daging buah ini jika dimakan mentah akan terasa sepat, tidak seperti buah papaya pada umumnya. Penduduk lokal biasanya mengolah buah ini menjadi beragam jenis cemilan/makanan, mulai dari manisan dalam botol, keripik, dodol hingga sirup. Dan karena rasanya yang lezat dan hanya dapat ditemui di Dieng buah ini banyak diburu oleh wisatawan sebagai oleh-oleh, harga eceran carica mulai Rp 4000,- dan per kotak mulai Rp 30.000,- masih terbilang murah untuk dijadikan oleh-oleh bukan? Bagaimana, penasaran dengan pesona alam Dieng diatas ? — (Upit)

Loading...

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: